Center Student With Special Needs UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Menggelar Pelatihan Pendidikan Inklusif kepada Volunteer

Professional Team Center Student with Special Needs UIN Syarif Hidayatullah Jakarta  menggelar kegiatan pelatihan pendidikan Inklusif kepada Volunteer yang berasal dari Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Kegiatan ini dilaksakan pada Kamis, 13 Desember 2018 di UNI Club UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.  Kegiatan ini mengusung Tema “Bersama Mewujudkan Kampus Inklusif”.

Kegiatan ini diawali dengan pembukaan acara dan dialnjutkan oleh sambutan dari Muhammad Zuhdi, Ph.D selaku perwakilan dari Professional Team Center Student with Special Needs.  Beliau  sangat mengapresiasi atas terselengaranya kegiatan pelatihan pendidikan Inklusif kepada volunteer. Beliau juga sangat mngharga dan memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada mahasiswa yang mendaftar menjadi volunteer dan tergabung dalam kegiatan Center Student With Special Needs.

Kemudian acara dilanjutkan dengan pengenalan Center Student With Special Needs UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang disampaikan oleh Siti Nurul Azkiyah, Ph.D. beliau menjelaskan bahwasejarah berdirinya CSSN di UIN Jakarta, berdirinya CSSN diinisiasi oleh PSGA tahun 2014-2015, melihat dari UIN Yogyakarta yang sudah mempunyai Pusat Pelayanan Disabilitas. UIN Jakarta siap menerima  mahasiswa yang menyandang Tunanetra, Tunadaksa dan Tuna Grahita. CSSN ikut dalam Konsorsium Indoeduc4All yang didukung oleh Erusmus.

Selanjutnya, acara dilanjutkan oleh Yadi Munadi, MA untuk menyepakati kontrak belajar dalam kegiatan pelatihan pendidikan inklusif ini.  Setelah peserta pelatihan menyepakatai kontrak belajar, kegitan pelatihan dilanjutkan dengan materi dengan Tema “Memenuhi Kebutuhan Mahasiswa Disleksia dan Gangguan Kesehatan Jiwa” yang disampaikan oleh Lisma Dyawati Fuaida. Beliau menjelaskan bahwa orang dengan yang mempunyai kebutuhan khusus juga bisa menorehkan prestasi jika ada suatu wadah untuk mendukung bagi mahasiswa tersebut untukterus berkembang dan belajar. Ada contoh yang disebutkan oleh pemateri seperti Thomas Alpha Edison, Walt Disney, Leornado Davinci yang mempunyai gangguan Disleksia tapi bisa sukses  dan terkenal namanya di seluruh dunia.

Pelatihan dilanjutkan  dengan materi yang disampaikan oleh Dr. Fahriany, M.Pd dengan tema “Menyikapi Mahasiswa dengan Gangguan Penglihatan dan Pendengaran”.  “Manusia diciptakan dalam bentuk sempurna oleh Allah Swt sesuai dengan  firman Allah Swt  pada surah At-tiin ayat . dan kita harus bersyukur karena kita  masih diberikan penglihatan oleh Allah swt.  Jika kita tidak  mensyukuri nikmat Allah berarti kita sudahmengingkari Nikmat Allah. Alangkah sombongnya kita, jika kita tidak peduli dengan orang yang mengalami tunanetra dan tuna rungu” , jelas Fahriany  

Materi terakhir disamapikan oleh 2 pemateri yaitu Kiki Rizky, M.Si dan Muhtadi, M.Si yang menjelaskan materi mengenai “Mendukung Kebutuhan Mahasiswa Spektrum Autisme”. Kedua pemateri menjelaskan bahwa sangat penting bagi mahasiswa dan dosen dalam mendukung kebutuhan mahasiswa yang memiliki Spektrum Autisme. Dan mereka berharap dengan adanya pelatihan pendidikan inklusif  bisa menambah ilmu pengetahuan dan lebih banyak lagi mahasiswa uin yang berminat untuk menjadi volunteer CSSN.  

Kemudian, tindak lanjut dari training volunteer CSSN UIN Syarif Hidayatullah Jakarta . tindak lanjutnya adalah kegiatan yang harus diikuti oleh para volunteer diantaranya Pemetaan mahasiswa penyandang disabilitas, Penataan Sekretariat, Open days  (Februari), Sosialisasi (melalui social media: Facebook, Instagram twiter dan website), Penerimaan mahasiswa baru  2019, Pembekalan keterampilan dan keahlian relawan (Pengetahuan dan komitmen, Keterampilan khusus, mobilitas), Capacity building tenaga pengaja dan Kajian bulanan untuk relawan.